3 hari yang lalu, di waktu senggang, saya ngobrol dengan rekan kerja satu unit kerja.
Saya : saya ingin kaya, ingin punya banyak uang. Biar bisa bantu banyak orang.
Teman : kalau saya tidak begitu, pak Ades.
Saya : lho, maksudnya?!
Teman : banyak atau sedikit uang, itu tidak penting. Yang penting cukup!
Saya : (masih tidak paham, dan sangat heran: apa ada yang salah jika punya banyak uang?). Saya belum paham. Bukankah jika banyak uang, berarti bisa melakukan banyak hal?
Teman : Yang penting cukup, pak Ades!! Mau beli tanah, cukup. Mau beli rumah, cukup. Mau naik haji, cukup. Mau sekolahkan anak, cukup. Mau beramal baik, cukup. Yang penting cukup, pak Ades!!
Saya : Hahahahhahaaaaaa.... sangat masuk akal!!!
More about → Jumlah Tidak Perlu; Yang Penting Cukup!
Saya : saya ingin kaya, ingin punya banyak uang. Biar bisa bantu banyak orang.
Teman : kalau saya tidak begitu, pak Ades.
Saya : lho, maksudnya?!
Teman : banyak atau sedikit uang, itu tidak penting. Yang penting cukup!
Saya : (masih tidak paham, dan sangat heran: apa ada yang salah jika punya banyak uang?). Saya belum paham. Bukankah jika banyak uang, berarti bisa melakukan banyak hal?
Teman : Yang penting cukup, pak Ades!! Mau beli tanah, cukup. Mau beli rumah, cukup. Mau naik haji, cukup. Mau sekolahkan anak, cukup. Mau beramal baik, cukup. Yang penting cukup, pak Ades!!
Saya : Hahahahhahaaaaaa.... sangat masuk akal!!!

