3 hari yang lalu, di waktu senggang, saya ngobrol dengan rekan kerja satu unit kerja.
Saya : saya ingin kaya, ingin punya banyak uang. Biar bisa bantu banyak orang.
Teman : kalau saya tidak begitu, pak Ades.
Saya : lho, maksudnya?!
Teman : banyak atau sedikit uang, itu tidak penting. Yang penting cukup!
Saya : (masih tidak paham, dan sangat heran: apa ada yang salah jika punya banyak uang?). Saya belum paham. Bukankah jika banyak uang, berarti bisa melakukan banyak hal?
Teman : Yang penting cukup, pak Ades!! Mau beli tanah, cukup. Mau beli rumah, cukup. Mau naik haji, cukup. Mau sekolahkan anak, cukup. Mau beramal baik, cukup. Yang penting cukup, pak Ades!!
Saya : Hahahahhahaaaaaa.... sangat masuk akal!!!
Rumah Sakit Mata "Dr. Yap", rumah sakit khusus mata yang pertama dan tertua di wilayah Yogyakarta, membuka kesempatan/lowongan kerja untuk posisi sebagai berikut:
![]() |
| KR Sabtu 19 Juni 2010, halaman 25 |
1. Apoteker
2. Akuntansi ( S1/D3 )
3. RM (D3 Semua Jurusan)
4. Perawat ( S1/D3 )
Adapun persyaratan yang dibutuhkan, sebagai berikut :
1. Pr (1), Lk/Pr (2,3,4)
2. Usia Max 28 th
3. IP ≥ 3.00
4. Mampu aplikasi komputer
5. Berpenampilan menarik
6. Tidak berkacamata (3,4)
7. Berpengalaman (1,2)
Lamaran diantar langsung atau dikirim via pos ke alamat
RSM. “Dr. Yap”, Jl. Cik Di Tiro No. 5 DIY, paling lambat Sabtu, 26 Juni 2010 Cap Pos.
Selamat mencoba! Selengkapnya...“Lowongan Kerja Apoteker, Akuntansi, RM dan Perawat”
Syukur Kelegaan - Sekedar Menulis, judul di posting kali ini. Tidak ada yang perlu/kiranya bermanfaat bagi rekan-rekan yang kebetulan 'terdampar' di blog ini. Namun bagi saya pribadi, hal ini menjadi wujud dari sebuah syukur kelegaan karena ada sebuah moment yang telah lewat. Moment yang sarat ujian kemampuan, cobaan kesabaran, plus tantangan terhadap sikap profesional diri, sebagai bentuk pertaruhan dan pengorbanan. Entah pun hasil yang didapat seperti apa kelak, namun banyak hal yang menjadi pelajaran dari kesempatan momen saat itu.
Sebuah kerja besar bagi rumah sakit tempat saya bekerja. Akreditasi. Suatu momen yang telah dirintis beberapa tahun sebelumnya. Dan semua tumpah dalam dua hari yang sangat menegangkan!
Sebagai sebuah unit kerja yang mengelola administrasi, saya dan staf bekerja sedemikian keras, almost over the limit! Alhamdulillah, dengan saling mengerti posisi dan tugas masing-masing, serta kerjasama dan komunikasi yang aktif, kami bisa menjalani saat-saat terberat waktu itu. Hingga ketika tiba saat exit conference dan perpisahan dengan tim surveior, rasa haru, syukur, kelegaan yang muncul. Membasuh wajah-wajah yang letih, dalam kebahagiaan. Memerah mata kami basah karena rasa haru.
Dalam hati kecil saya, momen akreditasi menjadi saat untuk belajar lebih baik. Memperbaiki segala apa yang wajib dibenahi, belajar dari segala kekurangan dan hal-hal yang terlewat rutinitas, yang ditunjukkan oleh para surveior. Hingga mewujud tekad dan tersusun rencana-rencana yang mesti diejawantahkan.
Pelajaran yang dapat saya ambil dari momen di atas terangkum dalam satu kalimat: "Untuk mewujudkan kesuksesan, caranya cukup sederhana, yaitu: cukup dengan memenuhi syarat-syarat untuk sebuah kesuksesan. So simple.
Halah, tulisan curhat saja sepanjang ini!!!
Maaf Sobat. Bye, and thank for the 'silaturahmi'-nya. See Ya next time.
Jam menunjukkan 00.55 WIB. Dan mata tetap terbuka, pikiran terus terjaga. Rasa kantuk yang tadi datang sekitar pukul 21.45 WIB kemarin, Rabu, menghilang entah ke mana. Apa saya terserang insomnia, ya. Atau sekedar sebuah gejala yang disebabkan tengah penuhnya isi pikiran dalam tempurung kepala ini, dengan berbagai hal yang menyita perhatian?! Jadi ragu juga, apa benar saya tengah terserang insomnia?
Hari telah lewat. Saat ini sudah masuk pergantian hari, tepatnya 55 menit yang lalu. Tapi kantuk itu belum juga datang (kembali). Padahal besok aktifitas besar menanti kembali, yang mutlak membutuhkan pikiran dan badan yang segar bugar. Jika sampai nanti subuh belum juga bisa tidur, alamat terkantuk-kantuk di meja kerja hari ini. (Semoga bos tidak marah melihat mata merahku menghiasi muka merah merona karena malu).
Astaga, ternyata rasa ngantuk itu sangat nikmat rasanya. Karena ia pintu gerbang menuju tidur. Dan tidur rasanya sangat nikmat berkhasiat karena melaluinya tubuh dan pikiran mendapatkan kesempatan untuk kembali mereposisi diri dan mengurai kepenatan otak dan otot yang kaku karena beban aktifitas. Bersyukurlah wahai orang yang bisa tidur nyenyak dan tepat waktu!
Hingga akhir tulisan ini, rasa kantuk tak kunjung datang. Amboi, nikmat nian menyaksikan isteri dan anak yang tengah tertidur nyenyak. Tentram, damai. Keadaan yang menuai timbulnya rasa syukur.
Alhamdulillah. Karena tidur yang tertunda, jadinya bisa juga menuliskan posting baru di blog ini. :)
Saat iseng-iseng menggunakan mesin pencari untuk kata "belalang, alergi" terkait tulisan saya sebelumnya (Belalang Goreng dan Uji Coba Alergi), bibir saya tersenyum lebar dan lama-lama tertawa ngakak sendiri. Lucu, haru, sekaligus geli sendiri, sembari geleng-geleng kepala.
"Masa, tulisan ringan begini masih ada yang berkenan melakukan copas (kopas, kopi rekat) tulisan saya!" Ajib...ajib..!!
Jika tulisan/posting saya rada berat, berbobot dan berbau dollar, mungkin yang sahabat saya lakukan ini menjadi lebih berbobot dan lebih bagaimana, gitu. Ceritanya mungkin akan lain lagi. Saya mungkin mengajukan keberatan, atau meminta yang bersangkutan minimal menuliskan sumber url dari artikel yang ia kutip; atau memintanya menghapus sekalian tulisan yang ia muat ulang di blognya.
Tapi saya jadi merasa tidak mampu melakukan hal di atas. Karena sadar diri, tulisan yang saya buat "hanya" seperti itu. Tapi lha, ya itu, kok ya dikopas juga. Walah..walah.....
Biar cerita saya bukan pepesan kosong, bagi rekan yang mau lihat, ini alamat link-nya jika belum dihapus sahabat saya ini: h**p://jonbostrom.com/2010/04/belalang-goreng-dan-uji-coba-alergi/.
Note: jadi kepikiran untuk membebaskan kepada siapa pun untuk memuat ulang isi blog ini. tentunya dengan cara yang lebih gentle dan elegan. happy blogging!!
Posting kali ini, saya fokuskan untuk menjawab pertanyaan dan "persahabatan" dari Bung Eko (Eko Nurhuda). Meskipun singkat, semoga bisa menggambarkan profil diri saya. Langsung saja.
1. Siapakah diri Anda di rumah?
Suami dari seorang istri, anak dari seorang putri saya. Kebetulan menjadi bendahara RT di lingkungan masyarakat.
2. Siapakah diri Anda menurut teman-teman Anda?
Seorang yang pendiam, namun sering menjadi lumbung penampung keluh kesah masalah yang dialami para sahabat. Mudah diajak diskusi, dan bisa menjadi pendengar setia. Bagai di Pramuka, di mana-mana tempat sering dipanggil dengan sapaan hangat "Ka Ades".
3. Sebutkan 5 hal/benda yang diidamkan namun belum tercapai?
Punya rumah tinggal sendiri, naik haji, memiliki lahan usaha/bisnis sendiri, ke Bali, dan menerbitkan buku karya sendiri.
4. Siapakah nama pasangan Anda?
Siska Haryanti.
5. Ceritakan 5 hal yang Anda suka dari pasangan Anda?
1 Baik, 2 Tegas, 3 Penyayang, 4 Peneguh sikap, 5 Seide menjalani hidup.
6. Kapan Anda menikah?
Minggu, 2 Mei 2004. Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
7. Apa kenangan pahit Anda bersama pasangan Anda? Saat Nayra menjalani terapi/pengobatan terkait organ paru.
8. Lagu tema cinta Anda?
Band Dewa 19: Kirana, Restoe Boemi, dan Kangen.
9. Perubahan apa yang ingin Anda lihat dari pasangan Anda?
Selalu bertumbuh dan menjadi lebih baik, bermotif dari internal diri sendiri.
10. Tag untuk 10 teman yang lain!
Nah, ini saatnya sharing tugas persahabatan ini kepada sahabat yang lain. Ngapunten njih, kepada para sahabat: Kang Nawar, Kang Abi Bakar, Kang Ali Mas'adi, Neng Rara, Kang Noval, Kang Toha (Salam Super), Kang Emal, Kang Ade, dan Kang Hendra.
Semoga sobat-sobat blogger ada kesempatan untuk menjawab 10 pertanyaan di atas. Terima kasih sebelumnya.
Alhamdulillah, tadi siang keturutan juga makan belalang goreng, yang katanya termasuk salah satu makanan khas dari Gunungkidul, sebuah Kabupaten di sebelah tenggara kota Yogyakarta (Ibukota Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta), dengan jarak ± 39 km. Ini pun berkat jasa seorang sahabat yang berasal dari sana (thanks to Cholis).
Bersama seorang sahabat, saat makan siang tadi kami santap bersama itu si belalang goreng. Sebelum makan, sahabat saya bertanya: "makan belalang, ada riwayat alergi tidak?". Alergi tidak pernah, makan belalang juga belum pernah, makanya mau saya coba. Jawaban yang sangat mantap dan tanpa ragu!
Sore harinya, saat berada di rumah.
Kok gatel ya. Saya perhatikan, ada benjolan kecil berwarna merah, menyembul dari kulit saya yang legam.
Lama-kelamaan, rasa gatal menyebar di berbagai lokasi tubuh. Istri yang melihat gelagat aneh saya -garuk sana sini-, bertanya penuh selidik. "Emang tadi makan apa? Hehehe, sepertinya karena makan siang plus lauk belalang goreng tadi.
Wah, ternyata saya kena alergi. Alergi belalang goreng, sepertinya. Ini berarti, uji coba saya membuktikan korelasi antara belalang goreng dan alergi, terbukti bagi diri saya.
Akhirnya, malam ini saya ikhlaskan untuk menikmati rasa gatal di sekujur tubuh. Sebuah pengalaman yang tak akan terlupakan.
Sobat pernah mengalami hal yang sama? Atau mungkin pernah mengalamin alergi karena sesuatu pencetus? Let's share here.
Banyak berita yang selalu bergulir di sekitar kita. Beberapa sempat populer dibicarakan dalam berbagai media, kemudian perlahan tenggelam oleh berita populer terbaru. Beberapa hari ini, berita mengenai rencana kedatangan Presiden USA, Barrack Obama, ke Indonesia, tengah menjadi idola pemberitaan di media offline dan online. Untuk media online, berita mengenai somasi dari Sony Corp terhadap blogger Indonesia bernama Sony Arianto Kurniawan (Sony AK), juga termasuk berita yang populer dan menarik perhatian saya, mungkin juga Anda, para blogger Indonesia.
Adalah Sony corporation --perusahaan elektronik terkenal sejagad dunia, dengan markas di Tokyo, Japan, sebagai pihak yang mengajukan somasi karena merek Sony yang dipatenkan digunakan di dunia online.
Adalah Sony Arianto Kurniawan ( Sony AK ), yang memiliki niat berbagi ilmu dan pemahamannya secara online. Sony Ardianto Kurniawan memiliki hobi menulis dan ingin berbagi ilmu di bidang IT secara online, dengan mengelola dan mengembangkan situs pribadinya yang bernama http://www.sony-ak.com.
Kesamaan nama inilah yang menjadi titik awal dilakukannya somasi antara satu pihak kepada pihak lain.
Bagaimana akhir dari kejadian ini, mari kita cermati bersama-sama endingnya.
Hanya ada sedikit catatan pemaknaan terhadap peristiwa di atas:
Terkait nama branded ini, saat ini saya masih tenang-tenang saja. Meskipun secara kebetulan nama saya --Ades Hendra-- mirip sama dengan nama merk produk air minum dalam kemasan di Indonesia. Jika ditanya kenapa tenang-tenang saja? Jawabnya satu: duluan siapa kiranya dalam menggunakan nama ini. Sederhana saja.
Menyaksikan dramatika politik di ruang DPR, dan berturut-turut selama dua hari ruang pikir dan hati dijejali dinamika proses rapat paripurna DPR membahas rekomendasi Pansus Century, membuat lelah pikiran dan hati. Puncaknya tadi malam. Dan rapat paripurna ditutup menjelang tengah malam, 3 Maret 2010. Semoga keputusan berdasarkan voting tadi malam, membawa berkah, menghadirkan keadilan dan kebenaran yang hakiki, dalam proses selanjutnya. Kesimpulan pribadi saya: memang Seru!! Grand Final Pansus Century ini.
Jujur, saya tidak suka politik. Tidak berafiliasi ke partai politik mana pun. Dan terkadang masih sering terpengaruh stigma: politik itu tidak bersih, sarat kepentingan, tidak ada kawan atau lawan abadi - yang ada kepentingan semata. Tapi saat pemilu 9 April 2009 lalu, saya tidak mau menjadi golongan putih (atau tidak ikut Pemilu, dan tidak memilih). Pandangan pribadi mengatakan, jika saya golput, saya tidak mempunyai hak untuk mengkritisi atau "mengadili" orang-orang yang terpilih memimpin bangsa ini. Karena saya ikut memilih, maka dengan tenang hati saya bisa menumpahkan uneg-uneg, termasuk melalui media blog.
Namun 2 tahun terakhir saya makin disadarkan bahwa, politik adalah dinamika bangsa. Politik (juga) berpengaruh terhadap dinamika bangsa. Ekonomi, sosial budaya, dan banyak lini kehidupan masyarakat. Sayang, saya belum menemukan data, seberapa jauh pengaruhnya politik bagi masyarakat bangsa Indonesia.
Harapan saya, dan mungkin kebanyakan orang lainnya, bagaimana pun gejolak dinamika politik, yang penting suasana tetap kondusif, damai tenteram, dan dinamika ekonomi (dan lainnya) berjalan lancar dan sejahtera.
Ini harapan sederhana, dan bisa jadi benar-benar menyentuh akar rumput seperti saya ini. Yang penting, saya (dan kita semua) bisa berkegiatan untuk menjalani hidup dan menghidupi orang-orang yang menjadi tanggung jawab kita, dengan enak, nyaman dan suasana damai.
Menutup posting ini, saya tetap berkesimpulan bahwa sidang paripurna DPR membahas Grand Final Pansus Century, memang Seru!!
Astaga.com lifestyle on the net anomali browser. Seiring pusing kepala mencari-cari backlink cara bagaimana mengoptimasi keyword astaga.com lifestyle on the net, ternyata berefek juga pada browser yang digunakan. Hal ini kelihatan saat membandingkan hasil pencarian antara Flock, Firefox dan Internet Explorer (IE). Meski kata kunci yang digunakan sama, yaitu Astaga.com lifestyle on the net, dan search enginenya sama (google.co.id), dengan string pencarian yang sama (h**p://www.google.co.id/search?hl=id&q=astaga.com+lifestyle+on+the+net), ternyata hasil ada yang berbeda. Ini sebab mengapa saya mengatakan, ada anomali browser saat searching tentang kontes Astaga.com lifestyle on the net.
Kejadiannya tadi pagi, sekitar jam 8 pagi, saat iseng-iseng mengamati perkembangan kontes ini. Berikut screenshootnya:
Melihat perbandingan dari anomali browser ini, saya cenderung memilih dua yang terakhir. Karena sadar diri, usaha ikut kontes Astaga.com lifestyle on the net ini belum maksimal, ditambah lagi keterbatasan waktu dan pengalaman. :). Semoga setidaknya ajang ini bisa jadi proses pembelajaran untuk melangkah di dunia online ini.
Astaga.com lifestyle on the net Anomali Browser ini saya harapkan segera berakhir. Sehingga bisa kelihatan di urutan ke berapa blog ini berada. Dan hilang semua praduga yang muncul.
Tag as : Astaga.com lifestyle on the net Anomali Browser, kontes Astaga.com lifestyle on the net, Astaga.com lifestyle on the net.






